This is the story :)
Tulisan siang ini Bunda buat dalam keadaan hati agak meradang, cieeh,,, he..he..
Sebelum ke inti tulisan, Bunda self correction dulu yah. Siapa suruh lihat status di sosmed, dan kenapa juga dimasukin ke hati tulisan orang? Well, karena udah kadung, lanjut tulis aja deyh, secara kemudian hasil jalan-jalan di sosmed memberikan ide untuk nulis.
Jadi begini, di sebuah status sesorang, dia menuliskan yang intinya bertanya, bagaimana jika tidak menghadiri ulang tahun anak tetangganya, karena ia meyakini bahwa ulang tahunadalah sesuatu yang syubhat. Di akhir status nya dia menuliskan yang intinya begini : Ibu si anak adalah wanita karier pergi setelah subuh dan pulang malam. Anak-anakl sehari-hari dengan pengasuhnya. Entah ya, baca begini hati Bunda langsung meradang.
Mengapa informasi itu ditambahkan di topik yang asalnya adalah status mempertanyakan bagaimana jika tidak menghadiri ulang tahun?
Yang Bunda rasakan, statement tadi implisitly kok menyatakan 'keburukan' si Ibu. Maaf jikalau Bunda suudzon.
Ada apa dengan Ibunya yang wanita karier? Dosakah?
Ko tau pergi setelah subuh dan pulang malam, berarti suka kepo juga dong urusan rumah tangga orang.
Pernah ga berfikir, bahwa si Ibu musti bekerja karenaada biaya-biaya yang harus ia cukupi di luar penghasilan suaminya? Mungkin si Ibu memiliki dream besar agar anak-anaknya bisa bersekolah di sekolah bagus, dan lain-lain? Atau mungkin si Ibu tipikal orang yang kalo ga ngantor bisa 'rungsing' sendiri sehingga mengakibatkan ia menjadi ibu yang pemarah ke anak-anak? Aduh,,, Bunda ngutip bagian akhir ini nih, dari suatu tulisan di kompasiana, tapi lupaaaa... kebiasaan buruk.
Nas, si penulis status itu, ya Alhamdulillah dia bisa jadi ibu rumah tangga yang full urus anak. Tapi mbok ya hargai dong para Ibu bekerja.
Mommies war kaya begini sering banget deh terbaca di medsos. Daripada saling meremehkan status ibu lain atau saling membanggakan status diri sendiri, kenapa sih ga saling meng-empower satu sama lain? Ibu bekerja bisa belajar dari ibu di rumah karena 'endurance'nya dan kesabarannya menjalani hal yang sama setiap hari di rumah, dan mungkin bisa belajar bagaimana tips dan trik kreasi masakan, beberes rumah, dan lain-lain. Ibu di rumah juga mungkin bisa menghargai 'fight' nya Ibu bekerja yang harus menembus perjalanan Jakarta yang tidak nyaman, atau mungkin juga bisa 'mengintip' bagaimana trik nya Ibu bekerja agar tetap bisa konsentrasi di pekerjaan saat anak di rumah sakit.
Semua kan plus minus yah,,, Bunda dan Tante Arie juga produk Ibu bekerja. Apa Bunda harus menyalahkan Uti yang ga di rumah? Aihh... dosa sekali Bunda, karena Bunda tau Uti bekerja untuk support Akung sehingga Alhamdulillah Bunda dan Tante Arie bisa sekolah, kursus bahasa Inggris, les mengaji dengan nyaman. Dan Alhamdulillah Bunda dan Tante Arie bisa menikmati perjuangan Uti dulu, dengan Bunda bisa mengaji, senang mengembangkan hobi Bunda menulis, membaca fiksi bahasa inggris, dan lain-lain.
So, instead of we disfigure to each other, why don't we learn from each other to be a great Mom for our kids. In sya Allah, Amiin.
#NulisRandom2015 #Day11
Thursday, 11 June 2015
Tuesday, 9 June 2015
Azka kissed Alisha
This is the story :)
Bagaimana hubungan Azka dan adiknya?
Alhamdulillah mereka saling sayang. Azka bisa ngemong. Azka mau bantu dede untuk naik ke kasur jika kesulitan, Azka mau menemani dede main di luar sendiri saat Bunda sedang siapkan makanan, Azka juga bisa ngobrol atau bercandain adiknya.
Dede Alisha pun, suka sun Mas Azka, suka elus-elus kepala Mas Azka.
Tak lupa juga, Azka juga suka gemas (kesal) jika Alisha mengambil mainan lego yang sudah dibentuknya menjadi robot. Alisha pun suka nangis cranky jika Azka iseng dan ketawa-ketawa merebut buku atau mainan yang sedang Alisha pegang. Nah, kalau sudah begini, Bundanya yang harus extra 'tenaga' jadi wasit yang adil dan sabar, yang seringnya sih jadi emosi. ha..ha..
Sssttt... ini ada foto mereka berdua lagi mesra. Kayanya foto ini diambil saat Alisha usia 4 or 5 bulan. Lucu deyh.
Bagaimana hubungan Azka dan adiknya?
Alhamdulillah mereka saling sayang. Azka bisa ngemong. Azka mau bantu dede untuk naik ke kasur jika kesulitan, Azka mau menemani dede main di luar sendiri saat Bunda sedang siapkan makanan, Azka juga bisa ngobrol atau bercandain adiknya.
Dede Alisha pun, suka sun Mas Azka, suka elus-elus kepala Mas Azka.
Tak lupa juga, Azka juga suka gemas (kesal) jika Alisha mengambil mainan lego yang sudah dibentuknya menjadi robot. Alisha pun suka nangis cranky jika Azka iseng dan ketawa-ketawa merebut buku atau mainan yang sedang Alisha pegang. Nah, kalau sudah begini, Bundanya yang harus extra 'tenaga' jadi wasit yang adil dan sabar, yang seringnya sih jadi emosi. ha..ha..
Sssttt... ini ada foto mereka berdua lagi mesra. Kayanya foto ini diambil saat Alisha usia 4 or 5 bulan. Lucu deyh.
#NulisRandom2015 #Day9
Monday, 8 June 2015
Arisan & Munggahan
This is the story :)
Ahad, 7 Juni kemarin, Alhamdulillah rumah kami ketempatan arisan keluarga besar Alm. Mbah kakung nya Abi. Selain arisan, moment ini juga digunakan untuk munggahan, atau tradisi saling bermaafan menjelang bulan Ramadhan.
Satu hal yang Bunda anggap spesial dari arisan ini adalah Nyonya rumahnya tidak masak. ha..ha.. Tau sendiri lah, Bunda kan baru punya expertise di bidang masak sayur sop. he..he..
Tapi, Alhamdulillah.. Bunda punya Ibu (Utinya Azka) yang advanced banget masak. Ibunya Abi pun ga kalah jago, malah suka teima masak untuk acara hajatan tetangga-tetangganya.
Oh ya, menu di arisan Bunda adalah sebagai berikut, beserta sumbernya. he..he..
Ahad, 7 Juni kemarin, Alhamdulillah rumah kami ketempatan arisan keluarga besar Alm. Mbah kakung nya Abi. Selain arisan, moment ini juga digunakan untuk munggahan, atau tradisi saling bermaafan menjelang bulan Ramadhan.
Satu hal yang Bunda anggap spesial dari arisan ini adalah Nyonya rumahnya tidak masak. ha..ha.. Tau sendiri lah, Bunda kan baru punya expertise di bidang masak sayur sop. he..he..
Tapi, Alhamdulillah.. Bunda punya Ibu (Utinya Azka) yang advanced banget masak. Ibunya Abi pun ga kalah jago, malah suka teima masak untuk acara hajatan tetangga-tetangganya.
Oh ya, menu di arisan Bunda adalah sebagai berikut, beserta sumbernya. he..he..
Ayam panggang made by Uti
(Dimsum Koki, pesan di daerah Puri Gading)
Ikan asin cabe hijau (made by Uti)
Lalapan (beli di pasar)
nasi liwet (made by Uti)
Alisha suka nasi liwetnya.
salak (Abi yang beli)
Masih ada lagi menu sayur krecek buatan Eyang Ti nya Azka, dan tahu goreng. Tapi ga sempat difoto, udah rempong,
Alhamdulillah, semua suka. yeaay... bahkan nasi liwetnya diserbu habis, dan banyak yang tanya resepnya. Bunda sih jawab, Bunda tanyakan dulu ke Uti. he..he.. So, to all mom in the world, yang belum bisa masak, jangan khawatir kalo ada acara arisan atau apalah... Yang pasti sih, kita bisa 'ngerepotin' ibu-ibu kita. he..he.. Dan misalpun Si Eyang ga mau direpotin, yah.. rogoh kocek lebih dalem sedikit lah, pesan ke tetangga atau kenalan yang bisa masak. Okay...
#NulisRandom2015 #Day8
Friday, 5 June 2015
Simply Happiness Inside a Plastic of Cimol
This is the story :)
Hi..hi.. judulnya bahasa Inggris. Tapi teteepp.. nulisnya mah pake bahasa Indonesia.
Jadi begini, kemaren itu Bunda dapet pesan BBM dari Mba di rumah, kalo dede Alisha yang lagi cacar air itu maunya digendong seharian. Ga mau dilepas. Jadilah si Mba ga bisa ngapa-ngaain. Bahkan untuk makan nasi pun dia ga bisa. Walhasil di cuma makan ngemil-ngemil pisang goreng, donat, ya seperti itulah. Trus si Mba bilang cape Bun, ga bisa masak. O ya sudah, tak masalah, kita bisa beli lauk di luar.
Di jalan, Abi dan Bunda akir memutuskan untuk membeli ayam goreng tepung yang franchise itu lho... -Aih, panjang yah deskripsinya-. Nah, berdampingan dengan gerobak ayam goreng, ada gerobak cimol. Iseng Bunda beli. Harganya Rp. 500 per butir, Bunda beli 10 butir, disiram saos cabe. Sebenarnya mungkin ini termasuk kategori junk food kali ya.. Ga papa lah, sekali-kali. Lalu meneruskan perjalanan, Bunda suapin Abi makan cimol. Jadilah seplastik cimol itu kita habiskan berdua. Entah karena lapar atau karena rasa cimol itu termasuk kategori enak, cimol itu ludes dalam hitungan menit. Bunda jadi ketawa sendiri. Iih.. Subhanallah... enak. ha..ha.. Rasanya lucu, kenyal-kenyal begitu. Well, kami jarang banget jajan cimol kukus. Ini kali kedua Bunda jajan cimol kukus. Yang pertama di tempat pengajian, ada seorang Ibu yang menjual cimol dengan bumbu pedas. Dan enak banget.
Ah.. ternyata bahagia itu simple aja yah... Kita mensyukuri apa yang kita dapat, dan... taarraaa... happiness will come to us. Alhamdulillah ya Allah...
#NulisRandom2015 #Day5
Hi..hi.. judulnya bahasa Inggris. Tapi teteepp.. nulisnya mah pake bahasa Indonesia.
Jadi begini, kemaren itu Bunda dapet pesan BBM dari Mba di rumah, kalo dede Alisha yang lagi cacar air itu maunya digendong seharian. Ga mau dilepas. Jadilah si Mba ga bisa ngapa-ngaain. Bahkan untuk makan nasi pun dia ga bisa. Walhasil di cuma makan ngemil-ngemil pisang goreng, donat, ya seperti itulah. Trus si Mba bilang cape Bun, ga bisa masak. O ya sudah, tak masalah, kita bisa beli lauk di luar.
Di jalan, Abi dan Bunda akir memutuskan untuk membeli ayam goreng tepung yang franchise itu lho... -Aih, panjang yah deskripsinya-. Nah, berdampingan dengan gerobak ayam goreng, ada gerobak cimol. Iseng Bunda beli. Harganya Rp. 500 per butir, Bunda beli 10 butir, disiram saos cabe. Sebenarnya mungkin ini termasuk kategori junk food kali ya.. Ga papa lah, sekali-kali. Lalu meneruskan perjalanan, Bunda suapin Abi makan cimol. Jadilah seplastik cimol itu kita habiskan berdua. Entah karena lapar atau karena rasa cimol itu termasuk kategori enak, cimol itu ludes dalam hitungan menit. Bunda jadi ketawa sendiri. Iih.. Subhanallah... enak. ha..ha.. Rasanya lucu, kenyal-kenyal begitu. Well, kami jarang banget jajan cimol kukus. Ini kali kedua Bunda jajan cimol kukus. Yang pertama di tempat pengajian, ada seorang Ibu yang menjual cimol dengan bumbu pedas. Dan enak banget.
Ah.. ternyata bahagia itu simple aja yah... Kita mensyukuri apa yang kita dapat, dan... taarraaa... happiness will come to us. Alhamdulillah ya Allah...
#NulisRandom2015 #Day5
Thursday, 4 June 2015
Alisha Attended Birthday Party
This is the story :)
Tanggal 18 dan 19 April lalu, anak teman kantor Bunda ulang tahun. Tanggal 18 April adalah Dindis, anak Tante Desi, yang berulang tahun ke-2. Esok harinya adalah Kiani, anak Om Cahyo, yang merayakan ulang tahun pertama. Di kedua acara ulang tahun tersebut Mas Azka tidak mau hadir. Alasannya itu acara anak kecil, Mas Azka lebih memilih bermain di rumah bersama teman-temannya.
Alisha cukup bisa duduk untuk sekitar dua puluh menit pertama. Dan menit-menit selanjutnya, ia minta jalan-jalan dong keluar arena ulang tahun. he..he..
Di ulang tahun Dindis, Alisha 'amazed' banget dengan badut yang tampil. Ia melihat tanpa berkedip. Bunda sempat save saat badutnya joged-joged. Tapi terhapus secara ga sengaja di handphone. Ini dia foto-fot di ulang tahun Dindis.
Untuk yang ulang tahun Kiani, kayanya ga banyak fotonya. Ini yang ada di handphone Bunda.
Dan setelah ulang tahun, Alisha mendapat goodie bag berisi snack bermacam-macam, tempat minum / tempat makan. Nah, kalo bagian yang ngabisin goodie bag, Mas Azka deh yang ngabisin. ha..ha..
Ga papa ya Nak... saling berbagi.
Tanggal 18 dan 19 April lalu, anak teman kantor Bunda ulang tahun. Tanggal 18 April adalah Dindis, anak Tante Desi, yang berulang tahun ke-2. Esok harinya adalah Kiani, anak Om Cahyo, yang merayakan ulang tahun pertama. Di kedua acara ulang tahun tersebut Mas Azka tidak mau hadir. Alasannya itu acara anak kecil, Mas Azka lebih memilih bermain di rumah bersama teman-temannya.
Alisha cukup bisa duduk untuk sekitar dua puluh menit pertama. Dan menit-menit selanjutnya, ia minta jalan-jalan dong keluar arena ulang tahun. he..he..
Di ulang tahun Dindis, Alisha 'amazed' banget dengan badut yang tampil. Ia melihat tanpa berkedip. Bunda sempat save saat badutnya joged-joged. Tapi terhapus secara ga sengaja di handphone. Ini dia foto-fot di ulang tahun Dindis.
Untuk yang ulang tahun Kiani, kayanya ga banyak fotonya. Ini yang ada di handphone Bunda.
Dan setelah ulang tahun, Alisha mendapat goodie bag berisi snack bermacam-macam, tempat minum / tempat makan. Nah, kalo bagian yang ngabisin goodie bag, Mas Azka deh yang ngabisin. ha..ha..
Ga papa ya Nak... saling berbagi.
Jalan-Jalan Ke Kebon Raya Bogor
This is the story :)
Sebenarnya jalan-jalannya sudah lama, tapi Bunda baru cerita sekarang. he..he.. Sekalian bunda lagi 'beberes' foto yang ada di handphone. Karena handphone pernah nge-hang dan semua gambar hilang, jadi Bunda memutuskan untuk menyimpan foto-foto ke blog saja.
Kami berempat ke Kebon Raya Bogor tanggal 3 April 2015, hari Jumat saat libur. Pertimbangan ke sana adalah ingin memperlihatkan Azka kerangka paus di museum zoologi, Selain itu kami juga ingin menunjukkan alam yang masih segar di kebon raya, dimana masih banyak pohon yang sudah berumur ratusan tahun dengan akar-akar yang besar.
Kampi parkir di Botani square, dan masuk dari pintu 4. Tiket masuk Rp. 15.000 sudah termasuk tiket ke musium zoologi. Ternyata dari pintu 4 ke Musium zoologi cukup jauh. Azka mulai jenuh sehingga bertanya-tanya 'Kok ga sampe-sampe sih?'. Hi..hi... Bundanya harus ekstra bisa mengalihkan perhatian Azka dengan ngobrol tentang pohon-pohon besar, beli eskrim, dan lain-lain. Setelah sampai di musium zoologi, Alhamdulillah Azka suka. Dan amazed dengan kerangka paus yang super besar.
Tapi... ssssttt.. Kayanya musium ini dari zaman Bunda SD sampai anak Bunda mau masuk SD tidak pernah ada improvement deh. Hi..hi.. Semua sama,
ok, ini foto-fotonya...
Iiih... Azka fotonya ga kerenn, manyun. ha..ha.. Dia udah lelah waktu difoto. Dan Azka ini tipikal anak yang ga suka show off, makanya dia maleess banget kalau disuruh foto.
Siip lah,,, in sya Allah next trip kita buat yang lebih asik lagi yaahh...
Sebenarnya jalan-jalannya sudah lama, tapi Bunda baru cerita sekarang. he..he.. Sekalian bunda lagi 'beberes' foto yang ada di handphone. Karena handphone pernah nge-hang dan semua gambar hilang, jadi Bunda memutuskan untuk menyimpan foto-foto ke blog saja.
Kami berempat ke Kebon Raya Bogor tanggal 3 April 2015, hari Jumat saat libur. Pertimbangan ke sana adalah ingin memperlihatkan Azka kerangka paus di museum zoologi, Selain itu kami juga ingin menunjukkan alam yang masih segar di kebon raya, dimana masih banyak pohon yang sudah berumur ratusan tahun dengan akar-akar yang besar.
Kampi parkir di Botani square, dan masuk dari pintu 4. Tiket masuk Rp. 15.000 sudah termasuk tiket ke musium zoologi. Ternyata dari pintu 4 ke Musium zoologi cukup jauh. Azka mulai jenuh sehingga bertanya-tanya 'Kok ga sampe-sampe sih?'. Hi..hi... Bundanya harus ekstra bisa mengalihkan perhatian Azka dengan ngobrol tentang pohon-pohon besar, beli eskrim, dan lain-lain. Setelah sampai di musium zoologi, Alhamdulillah Azka suka. Dan amazed dengan kerangka paus yang super besar.
Tapi... ssssttt.. Kayanya musium ini dari zaman Bunda SD sampai anak Bunda mau masuk SD tidak pernah ada improvement deh. Hi..hi.. Semua sama,
ok, ini foto-fotonya...
Iiih... Azka fotonya ga kerenn, manyun. ha..ha.. Dia udah lelah waktu difoto. Dan Azka ini tipikal anak yang ga suka show off, makanya dia maleess banget kalau disuruh foto.
Siip lah,,, in sya Allah next trip kita buat yang lebih asik lagi yaahh...
Anyer
This is the story :)
Tanggal 24 - 25 April lalu, kami sekeluarga beserta Uti, Akung, Eyang Nuk (adiknya Uti), Eyang Joko, Om Dana, dn Tante ranti pergi ke Anyer.
Alhamdulillah... ini experience pertama Alisha dan Azka ke Pantai. Azka memang sudah pernah ke Ancol sih, dari field trip TKnya, tapi tidak ke pantainya. yang namanya air, ga dewasa ga anak-anak happy banget...
Dan satu hal yang Bunda notice adalah, Alisha kalau berenang di kolam renang cepat kedinginan. 30 menit nyebur udah menggigil, dan bibirnya sudah membiru. Tapi tetap belum mau mentas sih, kecuali dpaksa. he..he.. lain hal nya main air di pantai. Mungkin karena pasir atau air pantainya hangat, Alisha bisa lebih lama bermain air di pantai tanpa kedinginan. Ini dia foto-fotonya. Ga banyak sih. he..he.. Tapi lumayan lah..
In sya Allah pertengahan Agustus nanti kami berencana ke sini lagi, tapi kali ini acara family gathering dengan 'gank' kantor Bunda. Mudah-mudahan semua sehat ya. Amiin.
Tanggal 24 - 25 April lalu, kami sekeluarga beserta Uti, Akung, Eyang Nuk (adiknya Uti), Eyang Joko, Om Dana, dn Tante ranti pergi ke Anyer.
Alhamdulillah... ini experience pertama Alisha dan Azka ke Pantai. Azka memang sudah pernah ke Ancol sih, dari field trip TKnya, tapi tidak ke pantainya. yang namanya air, ga dewasa ga anak-anak happy banget...
Dan satu hal yang Bunda notice adalah, Alisha kalau berenang di kolam renang cepat kedinginan. 30 menit nyebur udah menggigil, dan bibirnya sudah membiru. Tapi tetap belum mau mentas sih, kecuali dpaksa. he..he.. lain hal nya main air di pantai. Mungkin karena pasir atau air pantainya hangat, Alisha bisa lebih lama bermain air di pantai tanpa kedinginan. Ini dia foto-fotonya. Ga banyak sih. he..he.. Tapi lumayan lah..
In sya Allah pertengahan Agustus nanti kami berencana ke sini lagi, tapi kali ini acara family gathering dengan 'gank' kantor Bunda. Mudah-mudahan semua sehat ya. Amiin.
Subscribe to:
Posts (Atom)
























