This is the story :)
Waktu MPASI Azka, Bunda smepat notice sesuatu, kalau waktu itu MPASI yang dibuat agak kental atau kurang cair. Hm... Bunda curiga, ini adalah 'awal' kesalahan memberikan MPASI sehingga berimbas trauma makan pada Azka, yang mengakibatkan Azka sangat picky eater atau variant makanannya sangat sempit.
Jadi, ketidakinginan Azka untuk makan rasanya dari faktor psikologis. Suatu hari Bunda pernah ngobrol ke Azka ...
B : Azka kenapa sih, ga mau mam (maksudnya makan makanan lain selain yang dia sukai)
A : Aka tatut (Azka takut)
B : Takut apa?
A : ketelek (keselek)
B : InsyaALLAH ngga kok. Kan Azka udah bisa mam kerupuk, mam kacang , insyaALLAH ga keselek. Mam ya...
A : Ngaaak (nggak!)
B : ,,?#^$#^
Di kesempatan lain, kalau Bunda / Abi / Uti / Mba Upi / siapapun sedang makan, Azka sangat wandering, tanya-tanya...
Nda mam apa? Abi mam apa? Uti mam apa? Akung mam apa Akung?
Selain tanya, Azka juga melihat kami makan dan ekspresi wajahnya kaya orang mupeng alias -sorry- ngiler pengen makan. Tapi pas disodorin sendok, dia menoleh dan kabur sepenih hati sambil teriak ngaaakkk (nggak!)
Dan, kalau Bunda buka meja makan, Azka akan naik ke kursi, berdiri, dan meng-absen' satu per satu nama lauk / sayur yang ada. Ini apa? ini apa? Kalau udah begini niyh,,, Bunda suka lebay. Bunda bilang aja, ini ikan bandeng, enaaakkk. Ini sayur bayem, enaaakk. Hasilnya .... yah, Azka ikut-ikut bilang : kan ndeng naaak, yur bayem naakk. tapi ga ada sedikitpun keinginan mencolek makanan.
SUBHANALLAH .... Ya ALLAH, Bunda n Abi minta petunjuk dunk untuk style makan si Azka ini. Semoga akan segera membaik seiring bertambahnya usia Azka. Amien.
Showing posts with label Having Meals ala Azka. Show all posts
Showing posts with label Having Meals ala Azka. Show all posts
Thursday, 3 March 2011
Wednesday, 25 August 2010
Kastengle, Kue Meses
This is the story :)
Niatnya Uti sih bikin kue buat lebaran. ALHAMDULILLAH Uti sejauh ini udah bikin 3 kue : nastar, kastengle, dan kue meses. Dan ternyata... udah kelihatan dari tahun lalu yang menjadi favorit Azka adalah kue kastengle. Uti juga cerita ke Bunda kalau Azka juga suka kue meses. Yang nampaknya kurang diminati Azka adalah kue nastar. Hm... weekend besok Uti bikin apalagi ya? Moga-moga Azka suka.
He..he.. kuenya Uti bisa jadi udah ludes sebelum lebaran tiba deh.
Meja kerja Bunda,
25 Agustus 2010
9.16
Niatnya Uti sih bikin kue buat lebaran. ALHAMDULILLAH Uti sejauh ini udah bikin 3 kue : nastar, kastengle, dan kue meses. Dan ternyata... udah kelihatan dari tahun lalu yang menjadi favorit Azka adalah kue kastengle. Uti juga cerita ke Bunda kalau Azka juga suka kue meses. Yang nampaknya kurang diminati Azka adalah kue nastar. Hm... weekend besok Uti bikin apalagi ya? Moga-moga Azka suka.
He..he.. kuenya Uti bisa jadi udah ludes sebelum lebaran tiba deh.
Meja kerja Bunda,
25 Agustus 2010
9.16
Buka Puasa Bareng Azka
This is the story :)
Seperti kita ketahui bersama, bahwa Azka itu tipe yang 'ga kepengenan terhadap makanan' kecuali kue / biskuit, dan kerupuk (pfiuhhh..).
Nah, Kalau kita buka puasa, Azka sih asik aja dengan mainannya sendiri. Main mobil-mobilan, atau berekspresi meng-eksplore motorik kasarnya, seperti nungging, lompat, lari-lari, naik kursi, naik ke punggung Bunda, de el el. Tapi, Senin kemarin, Azka nampaknya mulai tertarik sama menu buka puasa kita, yaitu es campur (isi kolang-kaling, agar-agar, n cendol hitam kotak --> Bunda ga tau namanya. he..he.. ). Jadilah Bunda dan Azka makan es satu mangkok berdua. Awalnya, Azka main-mainin aja sendoknya. Dia 'kecrek-kecrek' sendoknya ke mangkok. Tapi, lama kelamaan, sendoknya disuap juga ke mulutnya. Walopun yang terambil hanya airnya saja, isinya ga kebawa. Airnya pun sedikit, karena sendoknya miring-miring.
He..he.. ok lah. Ga masalah ... meramaikan buka puasa ya sayang.
Meja kerja Bunda
8.38
25 August 2010
Seperti kita ketahui bersama, bahwa Azka itu tipe yang 'ga kepengenan terhadap makanan' kecuali kue / biskuit, dan kerupuk (pfiuhhh..).
Nah, Kalau kita buka puasa, Azka sih asik aja dengan mainannya sendiri. Main mobil-mobilan, atau berekspresi meng-eksplore motorik kasarnya, seperti nungging, lompat, lari-lari, naik kursi, naik ke punggung Bunda, de el el. Tapi, Senin kemarin, Azka nampaknya mulai tertarik sama menu buka puasa kita, yaitu es campur (isi kolang-kaling, agar-agar, n cendol hitam kotak --> Bunda ga tau namanya. he..he.. ). Jadilah Bunda dan Azka makan es satu mangkok berdua. Awalnya, Azka main-mainin aja sendoknya. Dia 'kecrek-kecrek' sendoknya ke mangkok. Tapi, lama kelamaan, sendoknya disuap juga ke mulutnya. Walopun yang terambil hanya airnya saja, isinya ga kebawa. Airnya pun sedikit, karena sendoknya miring-miring.
He..he.. ok lah. Ga masalah ... meramaikan buka puasa ya sayang.
Meja kerja Bunda
8.38
25 August 2010
Tuesday, 20 July 2010
Makan Sendiri!!
This is the story :)
Senin, 20 Juli 2010 Bunda cuti di rumah. Tante Arie dan Ade Rusyda main ke rumah. Tibalah waktu makan siang. jreng-jreng ....
Awalnya Bunda niat untuk nyuapin Rusyda dulu. Menunya sop udang. Ambil smeangkok kecil, isi nasi dan sayur. Ternyata... Rusyda maemnya 'suka-suka' dia. he..he.. Cuma nyomotin wortelnya. Kalo Azka... walahh.. disuapin melengos terus. Padahal dah dibujuk pade uyup-uyup kuah sayur dari mangkok, tetep aja ga mau.
Finally, Tante Arie beres di dapur, trus dia membawakan model makanan yang lain. Nasi dan sayur terpisah untuk Rusyda. Lanjut, Tante Arie yang suapin Rusyda. Trus, mangkok kecil tadi, ditaro di hadapan Azka. Sendoknya dipegang dia, dimain-mainin, kecrek-kecrek-kecrek. Bunda diemnin aja. Pengen lihat reaksinya.
Satu, dia, tiga ...
Suapan pertama. kuahnya doang. sedikiiit banget yang masuk mulut, karena banyakan yang jatoh. (Bunda harap-harap cemas).
Suapan ke-dua,,, kebawa jagung dan beberapa butir nasi plus kuah. (Bunda dah mulai girang).
Suapan ketiga : kebawa nasi agak banyakan, dan wortel. (Bunda makin happy)
Suapan keempat : kebawa udang yang potongannya agak gede, dan wortel. (Bunda terharu, karena Azka ga hweek (*muntah karena kebanyakan makanan di mulut).
Dan setersunya. Bunda menaksir kira-kira ada 10 suapan. SUBHANALLAH... pengen deh tadinya memfoto moment ini. Tapi kalo Bunda ambil kamera di kamar, nantinya Azka akan kejar-kejar Bunda, dan nangis. Kalo abis nangis, pasti deyh Azka cari kenyamanan dengan mik ASI. Bisa jadi makannya ga fokus. Ya udah, moga-moga lain waktu kamera dah standby di bawah.
Oh ya, mungkin milestone Azka untuk makan sendiri termasuk sedang-sedang aja ya. Bunda pernah membaca mengenai teori membiarkan baby makan sendiri. Caranya dengan menyediakan berbagai jenis makanan di mejanya, untuk dieksplore. Ini Bunda praktekkan ke Azka. ALHAMDULILLAH untuk kue dan jus ini berhasil. Azka secara mandiri minum kue dan jus nya. tapi kalo makan besar... aduhhh kok susah banget ya, kadang ga dicolek. Malahan Bunda sempet contohin (maaf) yang kurang baik, misalkan, mencomot sayurnya langsung dari mangkok. he..he..
Sejak saat itu, Bunda selalu mengulang-ngulang prestasi hebat Azka tentang makan sendiri. Moga-moga dengan ini ia jadi doyan makan. Amien.
Selasa, 20 Juli 2010
Meja kerja Bunda.
Senin, 20 Juli 2010 Bunda cuti di rumah. Tante Arie dan Ade Rusyda main ke rumah. Tibalah waktu makan siang. jreng-jreng ....
Awalnya Bunda niat untuk nyuapin Rusyda dulu. Menunya sop udang. Ambil smeangkok kecil, isi nasi dan sayur. Ternyata... Rusyda maemnya 'suka-suka' dia. he..he.. Cuma nyomotin wortelnya. Kalo Azka... walahh.. disuapin melengos terus. Padahal dah dibujuk pade uyup-uyup kuah sayur dari mangkok, tetep aja ga mau.
Finally, Tante Arie beres di dapur, trus dia membawakan model makanan yang lain. Nasi dan sayur terpisah untuk Rusyda. Lanjut, Tante Arie yang suapin Rusyda. Trus, mangkok kecil tadi, ditaro di hadapan Azka. Sendoknya dipegang dia, dimain-mainin, kecrek-kecrek-kecrek. Bunda diemnin aja. Pengen lihat reaksinya.
Satu, dia, tiga ...
Suapan pertama. kuahnya doang. sedikiiit banget yang masuk mulut, karena banyakan yang jatoh. (Bunda harap-harap cemas).
Suapan ke-dua,,, kebawa jagung dan beberapa butir nasi plus kuah. (Bunda dah mulai girang).
Suapan ketiga : kebawa nasi agak banyakan, dan wortel. (Bunda makin happy)
Suapan keempat : kebawa udang yang potongannya agak gede, dan wortel. (Bunda terharu, karena Azka ga hweek (*muntah karena kebanyakan makanan di mulut).
Dan setersunya. Bunda menaksir kira-kira ada 10 suapan. SUBHANALLAH... pengen deh tadinya memfoto moment ini. Tapi kalo Bunda ambil kamera di kamar, nantinya Azka akan kejar-kejar Bunda, dan nangis. Kalo abis nangis, pasti deyh Azka cari kenyamanan dengan mik ASI. Bisa jadi makannya ga fokus. Ya udah, moga-moga lain waktu kamera dah standby di bawah.
Oh ya, mungkin milestone Azka untuk makan sendiri termasuk sedang-sedang aja ya. Bunda pernah membaca mengenai teori membiarkan baby makan sendiri. Caranya dengan menyediakan berbagai jenis makanan di mejanya, untuk dieksplore. Ini Bunda praktekkan ke Azka. ALHAMDULILLAH untuk kue dan jus ini berhasil. Azka secara mandiri minum kue dan jus nya. tapi kalo makan besar... aduhhh kok susah banget ya, kadang ga dicolek. Malahan Bunda sempet contohin (maaf) yang kurang baik, misalkan, mencomot sayurnya langsung dari mangkok. he..he..
Sejak saat itu, Bunda selalu mengulang-ngulang prestasi hebat Azka tentang makan sendiri. Moga-moga dengan ini ia jadi doyan makan. Amien.
Selasa, 20 Juli 2010
Meja kerja Bunda.
Monday, 11 January 2010
gaya makan Azka
This is the story :)
Menurut Bunda, Azka siyh ga susah makan. Cuma perlu strategi agar dia mau melahap makanan yang disediakan. Dari report Uti, Yu Kasmir dan Bunda suapin Azka, Bunda coba analisa strategi memberi makan Azka :
1. Makanannya harus hangat. No panas, no dingin. Azka bisa nangis jerit-jerit ga mau makan sama sekali.
2. Makan pagi cemilan bergizi ajah. Karena kalau udah nasi atau makanan berat belum bisa masuk ke badannya.
3. Makan siang dan sore bisa habis, malah nambah, dengan cara digendong dan makan musti di luar rumah. Dan kalo kondisinya lagi 'spesial', malahan bis adi depan gang sambil lihat mobil. huuu... campur debu niyh. kadang Bunda suka sebel sama strategi makan Azka yang ini.
Perlahan,,, semoga ke depannya Bunda bis amengajarkan pola makan yang lebih baik untuk Azka. Bunda yakin, makan itu adalah untuk healthy, education dan entertainment.
Meja Kerja Bunda jam 9.30
11 Januari 2010.
Menurut Bunda, Azka siyh ga susah makan. Cuma perlu strategi agar dia mau melahap makanan yang disediakan. Dari report Uti, Yu Kasmir dan Bunda suapin Azka, Bunda coba analisa strategi memberi makan Azka :
1. Makanannya harus hangat. No panas, no dingin. Azka bisa nangis jerit-jerit ga mau makan sama sekali.
2. Makan pagi cemilan bergizi ajah. Karena kalau udah nasi atau makanan berat belum bisa masuk ke badannya.
3. Makan siang dan sore bisa habis, malah nambah, dengan cara digendong dan makan musti di luar rumah. Dan kalo kondisinya lagi 'spesial', malahan bis adi depan gang sambil lihat mobil. huuu... campur debu niyh. kadang Bunda suka sebel sama strategi makan Azka yang ini.
Perlahan,,, semoga ke depannya Bunda bis amengajarkan pola makan yang lebih baik untuk Azka. Bunda yakin, makan itu adalah untuk healthy, education dan entertainment.
Meja Kerja Bunda jam 9.30
11 Januari 2010.
Monday, 4 January 2010
ASI 260 ml
Thursday, 10 December 2009
Azka Mimik Susu Apa?
This is the story :)
Kalo ada pertanyaan seperti itu, dari lahir sampai tulisan ini dibuat (dan insyaALLAH sampai kapanpun Azka mau), jawabannya adalah : ASI.
Yup... ALHAMDULILLAH Azka masih ASI, belum terminum setetes pun susu formula bubuk. Kalo susu UHT, Bunda dah pernah ajarin Azka nyobain, sekitar 5 teguk gitu deyh. Dan susu UHT pun dah digunakan untuk buat maemnya Azka.
Abi, Bunda, dan Azka, kami semua masih menginginkan pemberian ASI. Dan Bunda pernahmembaca sebuah artikel (maaf lupa source nya), bahwa anak yang menyapih dirinya sendiri justru akan lebih mandiri. Karena dia bisa buat decission kapan harus stop kebutuhannya dia. Dari membaca artikel itu, Bunda jadi semangat untuk terus memerah ASI di kantor (walaupun sedikit banya jumlahnya dah mulai berkurang).
Semoga, segala kebaikan ASI anugrah dari ALLAH SWT yang Maha Sempurna ini dapat dinikmati secara maksimal oleh Azka. Amien.
Meja Kerja Bunda
10 Desember 2009
Jam 12.09
Kalo ada pertanyaan seperti itu, dari lahir sampai tulisan ini dibuat (dan insyaALLAH sampai kapanpun Azka mau), jawabannya adalah : ASI.
Yup... ALHAMDULILLAH Azka masih ASI, belum terminum setetes pun susu formula bubuk. Kalo susu UHT, Bunda dah pernah ajarin Azka nyobain, sekitar 5 teguk gitu deyh. Dan susu UHT pun dah digunakan untuk buat maemnya Azka.
Abi, Bunda, dan Azka, kami semua masih menginginkan pemberian ASI. Dan Bunda pernahmembaca sebuah artikel (maaf lupa source nya), bahwa anak yang menyapih dirinya sendiri justru akan lebih mandiri. Karena dia bisa buat decission kapan harus stop kebutuhannya dia. Dari membaca artikel itu, Bunda jadi semangat untuk terus memerah ASI di kantor (walaupun sedikit banya jumlahnya dah mulai berkurang).
Semoga, segala kebaikan ASI anugrah dari ALLAH SWT yang Maha Sempurna ini dapat dinikmati secara maksimal oleh Azka. Amien.
Meja Kerja Bunda
10 Desember 2009
Jam 12.09
Wednesday, 4 November 2009
Maem Nasi Beras Merah
This is the story :)
Kemaren Bunda cuti. Trus, hari Seninnya Bunda dah beli beras merah untuk maem Azka. Perlahan tapi pasti, Bunda belajar memvariasikan rasa makanan, dan gizi buat Azka. Bunda juga perlahan tapi pasti, belajar memasak, untuk Azka, dan seoga seterusnya untuk keluarga.
Beras merah yang Bunda beli adalah yang organik, merk gasol. Berhubung ga tau teknik memasak, langsung masak aja pake pancinya Azka. Start jam 5, dan jam 7 masih 'mletis'. Akhirnya diblender sama Uti. Pfiuhh...
Anyway, berhasil juga. ALHAMDULILLAJ ...
Trus, tambahannya adalah wortel, jagung, salmon, keju, seledri, daun salam, sedikit garam.
Pagi ini pun si berah merah masih susah dimasak, walaupun sudah direndam 24 jam. Akhirnya, dimasak pake panci presto sama Uti yang menghabiskan 10 or 15 menit.
Menunya masih erlatif sama, hanya lauknya hari ini adalah daging ayam. Semoga Azka suka selalu masakan ini.
Meja kerja Bunda,
4 November 2009
jam 11.13
Kemaren Bunda cuti. Trus, hari Seninnya Bunda dah beli beras merah untuk maem Azka. Perlahan tapi pasti, Bunda belajar memvariasikan rasa makanan, dan gizi buat Azka. Bunda juga perlahan tapi pasti, belajar memasak, untuk Azka, dan seoga seterusnya untuk keluarga.
Beras merah yang Bunda beli adalah yang organik, merk gasol. Berhubung ga tau teknik memasak, langsung masak aja pake pancinya Azka. Start jam 5, dan jam 7 masih 'mletis'. Akhirnya diblender sama Uti. Pfiuhh...
Anyway, berhasil juga. ALHAMDULILLAJ ...
Trus, tambahannya adalah wortel, jagung, salmon, keju, seledri, daun salam, sedikit garam.
Pagi ini pun si berah merah masih susah dimasak, walaupun sudah direndam 24 jam. Akhirnya, dimasak pake panci presto sama Uti yang menghabiskan 10 or 15 menit.
Menunya masih erlatif sama, hanya lauknya hari ini adalah daging ayam. Semoga Azka suka selalu masakan ini.
Meja kerja Bunda,
4 November 2009
jam 11.13
Subscribe to:
Posts (Atom)

